NEWS.VMX.ID – Bore up mesin adalah satu klimaks dalam mencukupi peningkatan power motor. Modifikasi mesin yang melibatkan silinder, piston,setang seher, berikut noken as. Tujuannya agar performa power motor dan kapasitas mesin meningkat.

Pengukuran ukuran mesin ditentukan oleh rasio bore-and-stroke. Bore up yang mengacu pada lebar silinder, sedangkan langkah atau stroke diukur sebagai panjang piston bergerak naik dan turun di dalam silinder dari titik mati atas ke titik mati bawah. Bersama-sama, angka-angka ini menentukan perpindahan silinder, yang merupakan volume udara dan bahan bakar yang didorong (atau dipindahkan) oleh piston untuk menciptakan pembakaran dan menghasilkan tenaga. Volume paling sering dihitung dalam sentimeter kubik,

Setang seher sebagai pilar penting dalam menentukan power mesin.Meski tidak mengetahui secara detail kekuatan dari setang piston. Cara menganalisanya. Dengan mengamati spesifikasi teknis dari berbagai tipe sepeda motor. Untuk kepentingan bore up, berpatokan pada power standar motor yang akan kita pakai sebagai bahan bore up. Umumnya kekuatan standar motor dapat dimaksimalkan mulai dari 5HP hingga 8 HP.

Terlebih motor untuk kompetisi balap, dalam meningkatkan kapasitas mesin melalui proses bore up juga di dukung pemasangan komponen berkualitas lainnya. Hindari ukuran piston keterlaluan besar diameternya yang menyebabkan setang seher putus

Agar kualitas dan durasi motor bore up tetap terjaga, disarankan harus seksama dalam hal perawatannya yang super ekstra. Salah satunya adalah harus lebih sering mengganti oli mesin pada mesin yang sudah di bore up.Mengapa? otomatis piston dibikin membengkak, kapasitas pembakaran makin besar dan friksi yang dihasilkan juga makin tinggi. Untuk itu, motor yang sudah di bore-up membutuhkan oli yang berkualitas baik serta dengan spek diatas oli mesin standar.

Motor bore up biarpun kompresinya tidak dipatok terlalu tinggi tetap saja suhu mesinnya bakal lebih meningkat, motor yang sudah bore up penggantian oli maksimal dua minggu sekali.

Suhu yang meningkat juga bisa mengakibatkan penguapan berlebih sehingga takaran oli berkurang lebih cepat dari biasanya. Apalagi jika modifkasinya minus kualitas boring, oli akan lebih rawan berkurang.

Tingginya tingkat penguapan oli pada mesin motor yang sudah bore up, agar tidak merusak komponen seperti piston, liner, noken as. Juga, karena kurangnya volume atau kualitas oli berpotensi kerusakan serius pada mesin bore up.

makanya mekanik menyarankan untuk mempercepat anjuran penggantian oli. Tujuannya agar pelumasan di mesin tetap optimal dan tidak merusak komponen mesin. Sebab,kelalaian mengganti oli  pada motor yang telah di bore up memicu gesekan berlebihan antar komponen

Previous articlePerbedaan Motocross dan Grasstrack Dalam Berbagai Sisi
Next articleRahasia Power Full Pada Busi Berikut Penjelasannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here